Aset Cabang TIM Rp 75 Miliar

JAKARTA – Badan Pendayagunaan (BP) Aset TIM memfokuskan diri pada penyelesaian asas legalitas aset TIM [Taman Iskandar Muda] yang tersebar di sejumlah Cabang TIM. Aset itu  berupa tanah dan 30 bangunan meunasah yang diperkirakan mencapai luas sekitar 10 ribu meter dengan nilai aset Rp 75 miliar milyar dalam hitungan kasar.

Berdasarkan hasil pengumpulan data oleh BP Aset hingga saat ini baru dua cabang TIM yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas aset yang dimiliki oleh masyarakat tersebut, yaitu TIM Cabang Bekasi Kota dan Cabang Kebon Jeruk. Selebihnya masih dalam proses pengurusan pendirian badan hukum yang akan menaungi aset dimaksud.  Demikian dikatakan oleh Wakil Ketua Umum PP-TIM, des-25-tim yang membawahi BP Aset TIM, dalam salah satu sesi rapat penyelesaian aset TIM di Kantor Sekretariat PP-TIM awal desember lalu.

Teuku Azwani menyebutkan  bahwa PP-TIM melalui BP Aset TIM, terus melakukan upaya penyelesaian aset ini dengan beberapa langkah strategis, antara lain Pembinaan dan bimbingan tertulis oleh BP Aset tentang penataan aset kepada pengurus cabang TIM yang belum atau sedang melakukan penataan asetnya masing-masing. Kedua, BP Aset melakukan konsultasi langsung dengan para Ketua Cabang TIM dan memberikan arahan teknis apa yang harus dilakukan pengurus masing-masing cabang mengenai penataan kepemilikan aset cabang TIM.

‘Dan terakhir BP Aset memberikan arahan langsung dengan mengunjungi cabang TIM bersangkutan atau mensosialisasikan perihal tersebut melalui berbagai kesempatan dan pertemuan agar penyelesaian asas legalitas status hukum atas aset TIM dimaksud, diharapkan dapat diselasaikan dalam masa kepengurusan PP-TIM masa bakti 2012-2016,’ ungkapnya.

Sementara itu Ketua BP Aset TIM, Drs. Rutny M. Saleh, pada kesempatan yang sama menegaskan bahwa memasuki tahun 2015 mendatang diharapkan masing-masing cabang TIM pemilik aset masyarakat memulai langkah awal dengan membuat badan hukum sendiri berupa lembaga formal seperti yayasan sebagai sarana perlindungan aset yang memiliki kekuatan hukum yang dapat dipertanggugjawabkan. [Syahrul Arifin]

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*