Perempuan Aceh Gelar Maulid di Jakarta

JAKARTA- Bidang Pemberdayaan Perempuan, Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP-TIM) pada hari Rabu, 7 Rabi’ul Tsani 1436 H bertepatan dengan 28 Januari 2015 M menggelar silaturrahim dengan kelompok Majelis Ta’lim Pemberdayaan Perempuan mulai dari tingkat pusat hingga tingkat cabang TIM yang disinergikan dengan momen peringatan hari kelahiran Rasul mulia, Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wasallam, tahun 1436 H bertempat di kediaman salah seorang penasehat PP-TIM, Ir. Azwar Abubakar, MM di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya Ir. Meutia Safrida selaku Ketua Bidang Pemberdayaan sekaligus sebagai shabihatu hajah, memeberi apresisasi kepada kepada pengurus Seksi Pemberdayaan Perempuan tingkat cabang yang telah berpartisipasi aktif  pada forum silaturrahim ini yang dibuktikan dengan kehadiran dalam jumlah maksimal. Selain itu Meutia Safrida juga berjanji akan melanjutkan anjang sana ke cabang-cabang TIM yang belum disambangi sama sekali selama masa kepengurusannya, insya Allah akan dimulai pada awal Maret 2015 mendatang.

Berkenaan dengan peringatan maulid, di akhir sambutannya beliau mengutip sebuah hadis Nabi Shallallāhu ‘alaihi wasallam “Innmā bu’itstu li-utammima makārima’l-akhlaq.” (sesungguhnya aku (Muhammad) dibangkitkan untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia). Menurutnya, di era sekarang ini nilai-nilai akhlaqulkarimah sudah bergeser ke perilaku yang berlawan dengan kemuliaan akhlaq. Diharapkan melalui even silaturrahim dalam momen peringatan maulid Nabi Shallallāhu ‘alaihi wasallam yang diperingati setiap tahun dapat memberi pembelajaran kepada ummat agar senatiasa menjunjung tinggi akhlaqul karimah.

Dalam sambutan mewakili Ketua Umum PP-TIM, Cut Ellyzar Said Umar Assegaf selaku Ketua PP-TIM yang mengkoordinir Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Bidang Pembinaan Anak dan Remaja mengemukakan even silaturrahim hari ini merupakan salah satu bukti bahwa Bidang Pemberdayaan Perempuan senatiasa mengaktualisasi diri dalam konteks sosial kemanusiaan khususnya di kalangan masyarakat Aceh yang tergabung dalam paguyuban Taman Iskandar Muda.

Kiprah Bidang Permberdayaan Perempuan sejak pelantikan pengurus dua tahun lalu ditandai dengan pembentukan Majelis Ta’lim dimulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat cabang TIM di seantero Jabodetabek, Banten dan sebagian Jawa Barat. Kemudian masih tersimpan dalam ingatan kita bahwa pada bulan Juni 2014 lalu bidang ini telah sukses menyelenggarakan sebuah even bertaraf nasional yaitu Aceh Culinary Heratage dan sekaligus sebagai even peluncuran buku menu masakan Aceh. Ke depan kita berharap bidang ini lebih meningkatkan kiprahnya melalui tangan dingin ibu Ir. Meutia Safrida Azwar.

Pada kesempatan tersebut Cut Ellyzar jugamenyampaikan di sini beberapa hal terkait dengan kiprah PP-TIM secara keseluruhan, antara lain sebagai berikut :
Dalam waktu dekat PP-TIM akan menyelenggarakan Rapat Kerja ke 2 tahun 2015 sebagai perwujudan amanah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga TIM dalam rangka evaluasi program keputusan Rapat Kerja ke tahun 2013 lalu dan perencanaan program dua tahun ke depan. Untuk itu kami sangat berharap kepada pengurus Seksi Pemberdayaan Perempuan tingkat cabang dapat menitipkan usulan program melalui peserta masing-masing cabang yang diundang pada rapat kerja tersebut.

Selanjutnya Bidang Pembinaan Anak dan Remaja yang diketuai oleh Ibu Inayati Sa’aduddin akan segera menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Parenting Berbasis Karakter yang bekerjasama dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF). Mengingat pelatihan ini bertujuan memberi pemahaman kepada para peserta agar dapat mentransformasi kemapuannya kepada individu lainnya. Maka jika para pengurus cabang TIM mendapat undangan untuk mengirim utusan untuk mengikuti pelatihan dimaksud, kiranya dapat mengutus calon peserta yang memiliki latar belakang sebagai pendidik, da’i atau da’iyyah, motivator, psikolog, konselor atau pekerja sosial sehingga selesai mengikuti pelatihan Training of Trainers(ToT) ini diharapkan dapat menjadi voloonteer bagi khalayak yang tidak hanya terbatas kalangan masyarakat dari lingkungan TIM saja.

Kemudian realisasi program TIM yang sudah di depan mata adalah pelatihan Unit Pengolalaan Zakat (UPZ) pada tanggal 18 Februari 2015 mendatang yang akan diikuti oleh 25 cabang TIM yang telah memiliki lembaga UPZ. Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat PP-TIM yang bertujuan memberi pemahaman kepada para ‘amil zakat di tingkat cabang tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pemberdayaan dan pengelolaan zakat, baik yang berkaitan masalan sya’i maupun yang terkait dengan strategi pengumpulan zakat itu sendiri.

Setelah mendengarkan taushiyyah seputar sejarah kelahiran Nabi yang mengutip beberapa ayat al-Qur anul Karim tentang tujuan diutusnya Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wasallam, bersama narasumber ustadz Nazamuddin, acara diakhiri dengan makan siang bersama (pajóh bu kulah meu-idang ngôn kuwah sie beulangông). [Syahrul Arifin]
januari-31-maulid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*