PP TIM Bina Mualaf di Sabang dan Aceh Tamiang

SABANG – Menyusul kegiatan pembinaan muallaf yang diselenggarakan dua angkatan sebelumnya selama dua tahun berturut-turut sejak tahun 2013 oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP-TIM).

Tahun ini BAZ PP-TIM kembali menyeelenggarakan kegiatan serupa di dua wilayah berbeda, masing-masing wilayah Kota Sabang dan Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan kelanjutan pembinaan muallaf dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu angkatan pertama 2013 Wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar yang disentralisasi di aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh dan angkatan ke dua tahun 2014 diadakan di wilayah Kota Subulussalam dengan memperiotaskan wilayah perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara di jalur selatan. Sedangkan untuk angkatan ke tiga tahun 2015 masih memperiotaskan wilayah perbatasan dengan Sumatera Utara bagian timur laut yaitu Kabupaten Aceh Tamiang di samping Kota Sabang tentunya.

Terselenggaranya kegiatan pembinaan muallaf oleh BAZ PP-TIM Jakarta selama tiga tahun berturut-turut di Bumoe Seuramoe Makkah ini tak lepas dari kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh dan sebagai wujud implentasi salah satu pilar program umum PP-TIM, yaitu “Tahirô Gampóng.”

Para muallaf yang dibina di Kota Sabang merupakan multi etnis, antara lain Batak, Jawa, Sulawesi Utara dan Tionghoa yang memiliki berbagai alasan tersendiri kenapa memilih Islam sebagai agama yang harus dianut. Hal tersebut terungkap mana kala para peserta pelatihan dan pembinaan melakukan dialog interaktif dengan para narasumber yang terdiri dari Drs. Teungku Hasyim Syam, MA, DR. Hasan Basri al-Mardawy, MA, DR. Abdul Mufakhir Muhammad, MA dan DR. Zaki Fuad Chalil, MA pada Ahad, 22 Februari 2015.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Sabang selama satu hari penuh, ditutup secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, Salman Arifin mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. Ibnu Sa’dan, M.Pd.

Seluruh peserta pembinaan dan pelatihan di Wilayah Kota Sabang yang berjumlah 22 orang, di samping mendapat santunan dari senif muallaf BAZ PP-TIM juga mendapat bingkisan dari Jama’ah Majelis Ta’lim Darussalam Jakarta berupa mukena dan kain sarung.

Sementara pembinaan dan pelatihan muallaf di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang diikuti oleh sekitar 70 peserta termasuk para da’i lokal pembina rutin. Hal yang berbeda dengan penyelenggraan di wilayah Kota Sabang, serimonial pembukaan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PP-TIM, Teuku Azwani Sabil, SE sekaligus mewakili pengurus Majelis Ta’lim Darussalam Jakarta untuk menyampaikan bingkisan kepada para peserta pelatihan.

Dalam dialog interaktif mengemuka bahwa peran Baitul Māl Kabupaten Aceh Tamiang lebih peka terhadap pembinaan muallaf di wilayah tersebut sebagaimana yang dituturkan oleh Ketua Forum Muallaf Aceh (FORMULA) Kabupaten Aceh Tamiang, Elida Nababan.

Pembinaan mualaf di Sabang

Pembinaan mualaf di Sabang

Kegiatan PP-TIM di Aceh Tamiang

Kegiatan PP-TIM di Aceh Tamiang

Menurut Elida, Baitul Māl Kabupaten Aceh Tamiang cukup memberi perhatian kepada mereka, meskipun hingga saat ini mereka belum mendapatkan sebidang tanah untuk kantor dan pusat pengajian namun pemerintah setempat memberi rokomendasi untuk penggalangan dana rencana pembangunan kantor tersebut. Hal seperti ini berbanding terbalik dengan kenyataan yang dialami para muallaf di Kota Sabang. Baitul Māl Kota Sabang baru akan meminjamkan dana menggulir bila sang peminjam menyertakan jaminan apabila sewaktu-waktu si npeminjam tidak dapat melunasi pinjaman dana bergulir dimaksud.

Acara yang berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2015 dibuka oleh Kepala Bidang Da’wah Islam, Drs. Maddiah, M.Pd atas nama Bupati Aceh Tamiang yang dihadiri oleh berbagai unsur di antaranya Kepala Baitul Māl dan Kepala Kantor Kementerian Agama dan MPU Kabupaten Aceh Tamiang. (syahrul arifin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*