SBY Minta Warga Aceh Jauhi Konflik dan Teladani Sifat Nabi

c40ecef7-fa3b-4e0a-93e2-82c5fac4036e_169

Jakarta – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau agar warga Aceh meneladani sifat Nabi Muhammad SAW. Salah satu sifat nabi yang harus dicontoh, menurut SBY adalah menjaga silaturahmi dan kedamaian.

Hal itu dikatakan SBY saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat Aceh se-Jabodetabek. Acara yang digagas oleh Yayasan Sirajul Mudhi Al-Aziziyyah ini dilaksanakan di Komplek Perumahan DPR RI, Kalibata.

“Dalam perjalanan panjang rasul memimpin hijrah, mengubah zaman dari jahiliyah ke zaman penuh cahaya iman, nabi selalu mengajak semuanya, tidak pernah punya pikiran mengesampingkan,” kata SBY di aula serbaguna Komplek Perumahan DPR RI di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (6/2/2016).

Selain itu sifat nabi yang perlu diteladani adalah cinta damai. Menurutnya, sifat nabi ini sangat penting diterapkan di Indonesia khususnya di Aceh yang memang cukup rawan konflik.

“Aceh tak hanya harus menjaga kedamaian namun juga harus menjadi Aceh yang semakin sejahtera, adil dan juga memiliki masa depan yang semakin baik,” ujarnya.

SBY lantas menceritakan pengalamannya saat menangani konflik Aceh. Konflik Aceh sempat pasang surut, namun akhirnya berhasil diselesaikan.

“Saya masih ingat ketika selama 5 tahun sejak tahun 2000-2005, berakhirnya konflik diantara kita setelah berlangsung 32 tahun kita mengalami masa pasang surut. Banyak yang mengatakan tidak mungkin (konflik Aceh berakhir) tapi ternyata berhasil,” katanya.

SBY meminta para warga Aceh agar menjaga perdamaian. Jangan sampai konflik Aceh yang telah berakhir, muncul kembali.

“Mari kita jaga baik-baik. Pemimpin juga jangan terpengaruh. Semua harus menjaga perdamaian,” imbaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*