Tari Arab Mirip Tari Aceh

JAKARTA – Bila dicermati lebih seksama, ternyata ada banyak kemiripan antara beberapa seni tari  Arab Saudi dengan seni tari Nanggroé Aceh. Salah satu contoh yang paling akurat berdasarkan observasi partisipasi yang dilakukan pptimnews di antaranya adalah lu’bah “Al-Bahri” yang ditampilkan pada pagelaran hari pertama, Ahad, 27 Maret 2016.

Setiap gerakan yang ditampilkan ada kesamaan dengan tari “Seudati.” Bila ditilik dari kostum yang digunakan dan pelakunya juga diperankan seluruhnya oleh kaum Adam. Demikian pula dengan pagelaran di hari kedua dengan menampilkan lu’bah “’Azafu ‘ālā alati’l-qanūn,” tarian yang diiringi dengan irama musik “Seurune Kalé.”

Kemiripan itu tidak hanya mendominasi para penari yang semua pria atau kostum yang dipakai oleh para penari maupun alat musik yang digunakan. Akan tetapi kemiripan lain yang terpantau adalah setiap gerakan dalam tari selalu diiring oleh syi’ir tak ubahnya tarian “Seudati” dengan ratóhnya. Selain dari itu untuk menciptakan bunyi-bunyian selain musik yang mengiringi tarian, mereka lebih banyak menggunakan anggota badan, misalnya tepuk tangan seumpama tepuk dada pada salah satu seni tari Aceh.

Pada pagelaran hari kedua, Senin, 28 Maret 2016, meskipun berlangsung pada hari pertama kerja, namun antusiasme pengunjung masih tetap sama dengan hari sebelumnya. Setiap pengunjung yang menyaksikan pagelaran tersebut semuanya disuguhi air Zamzam kemasan yang seharusnya juga disertai dengan suguhan kurma, celoteh Kepala Anjungan Pemerintah Aceh, Ir. Cut Putri Alyanur. Namun hingga pagelaran hari kedua berakhir suguhan kurma hanya janji belaka.
Pagelaran Pekan Budaya Kerajaan Arab Saudi selama tiga hari (27 s/d 29 Maret 2016 di Anjungan Pemerintah Aceh TMII Jakarta akan berkahir Rabu, 29 Mare 2016. (Syahrul Arifin)

Tarian Arab di Anjungan Aceh TMII

Tarian Arab di Anjungan Aceh TMII

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*