Pagelaran Musik dan Lagu Daerah


Beudôh hai dék dayóngg sampan ..

Tajeumerang…jemeurang dua dua

Peupuléh haté ngôn luka
Manoé agam ngôn dara

Bak uroé Rabu abéh
Bak akhé buleuén Safa

Bait-bait lirik lagu di atas dinyanyikan oleh biduan Aldi yang tergabung dalam Fadlan NGR BAND (ngôn rakan) pada acara pergelaran musik dan lagu daerah Aceh di Anjungan Aceh Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta (6/5/2018)

Acara pergelaran musik dan lagu ini adalah sebuah kegiatan pentas untuk menampilkan semua potensi musik dan lagu lagu aceh, baik dari jenis musik pop, dangdut, jazz ataupun musik kreatif daerah dari etnis di propinsi Aceh.

Bertempat di panggung Anjungan Aceh TMII Jakarta, Fadlan NGR band memulai acara pada pukul 10.00 WIB dengan lagu pembuka “Aceh Lón Sayang” dilanjutkan dengan lagu lagu Aceh lainnya yang selama ini sudah menyatu di telinga masyarakat pencinta lagu Aceh di Jabodetabek, seperti lagu lagu-lagu yang dibutuhkan dan dipopulerkan oleh Rafli Kandé, lagu-lagu Liza Aulia.serta musik dan lagu dari musisi dan seniman Nusantara lainnya.

Pergelaran musik dan lagu yang ditampilkan,selain musik dan lagu berbahasa Aceh, juga menampilkan semua lagu jebolan Festifal Lagu daerah Aceh dari berbagai etnis yang pernah diselenggarakan oleh Sub Bidang Promosi dan Pameran Badan Penghubung Pemerintah Aceh di jakarta. Lagu-lagu yang didendangkan, terdiri dari berbagai bahasa, di antaranya bahasa Melayu Aceh Tamiang, Gayo, Simeulue, Gayo Lues dan bahkan juga lagu yang berbahasa Jameé (Aceh Selatan)

Ka. Sub Bidang Promosi dan Pameran Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Ir.Cut Putri Alyanur pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pada bulan September 2018 mendatang, Anjungan Aceh akan melaksanakan festifal lagu Aceh berbahasa Alas(Aceh Tenggara) untuk itu dimohon partisipasi semua masyarakat Alas agar mendukung dan memeriahkan untuk menyukseskan acara dimaksud, sehingga dari Anjungan Aceh TMII semua potensi lagu daerah Aceh bisa kita tumbuhkembangkan dalam rangka menjaga dan mengisi seni budaya daerah Aceh yang heterogen.

Tepat pukul 15 00 wib. Acara pergelaran musik dan lagu usai, saat diperdengarkan lagu “BUNGONG JEUMPA” yang harum seharum wanginya yang ditanam di TAMAN MINI INDONESIA INDAH.

Sumber : Sub Bidang Promosi dan Pameran Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*